id.GetUSB.info Logo

Mara Vale — Beberapa Data Tidak Seharusnya Pernah Berubah (Cyberpunk Noir)

Di dunia di mana segala sesuatu dapat diedit, seorang kurir membawa perangkat terakhir yang menolak untuk berubah.

Potret karakter cyberpunk noir Mara Vale

Perangkat Terakhir dengan Perlindungan Tulis

Saat hujan belajar untuk berbohong, semua orang tahu dunia telah rusak.

Wajah bisa diedit. Catatan ditulis ulang. DNA disekuensing ulang dengan paket langganan dan surat persetujuan yang tak pernah dibaca siapa pun.

Seseorang bisa menghapus vonis, menyisipkan kredensial, menurunkan kejahatan menjadi sekadar salah ketik.

Sejarah tidak lagi dihapus.

Sejarah diperbaiki.

Mereka menyebutnya kemajuan.

Aku menyebutnya jaminan pekerjaanku.

Aku seorang kurir. Bukan jenis yang romantis.

Tidak ada trik sepeda. Tidak ada kejar-kejaran di atap kecuali aku melakukan kesalahan.

Aku memindahkan hal-hal yang tidak seharusnya berada di jaringan.

Hal-hal fisik.

Ide-ide lama dalam wadah baru.

Malam itu, paket itu pas di telapak tanganku.

Sebuah flash drive USB. Hitam doff. Tanpa logo.

Tanpa nomor seri yang bisa dibaca tanpa mikroskop.

Terlihat cukup membosankan untuk diabaikan.

Cukup berbahaya untuk membunuhku.

Mereka mengatakan itu adalah yang terakhir.

Perangkat terakhir yang tidak bisa ditulisi.

Bukan oleh perangkat lunak.

Bukan oleh firmware.

Bukan dengan paksa.

Kamu bisa mencolokkannya.

Kamu bisa membacanya.

Kamu bisa menyalinnya.

Tapi kamu tidak bisa mengubahnya.

Tidak satu bit pun.

Semua orang berbohong di kota ini.

Hujan berbohong.

Lampu-lampu berbohong.

Orang-orang berbohong karena mereka telah dilatih untuk itu.

Saat pertama kali seseorang mencoba merusaknya, aku menyaksikan sebuah sistem yang nilainya lebih dari apartemenku runtuh ke dalam dirinya sendiri.

Seolah-olah menabrak dinding yang seharusnya tidak ada.

Drive itu tidak melawan.

Ia hanya tidak bergerak.

Mereka mencoba segalanya.

Hook kernel. Edit microcode. Lonjakan tegangan.

Mesin mutasi berbasis AI yang mampu menulis ulang genom dalam waktu kurang dari satu menit.

Hasilnya selalu sama.

Log kegagalan.

Sandbox yang rusak.

Auditor yang mengumpat pelan pada diri mereka sendiri.

Data tetap bersih.

Saat itulah tawaran-tawaran mulai berdatangan.

Sindikat kriminal menginginkannya untuk mengunci buku besar mereka.

Pemerintah ingin menguburnya di bunker.

Perusahaan ingin membobolnya.

Mereplikasinya.

Menjual “immutability” sebagai tingkat premium.

Semua orang menginginkan kendali.

Tidak ada yang menginginkan batasan.

Aku tidak menginginkan apa pun.

Aku hanya membawanya.

Drive itu menyimpan catatan yang bertahan dari setiap pembersihan.

Transkrip pengadilan asli.

Data medis yang diambil sebelum algoritme belajar “menghaluskan” hasil yang tidak diinginkan.

Hasil pemilu yang tidak lagi cocok dengan cerita resmi.

Kebenaran itu berat.

Bukan dalam ukuran.

Dalam konsekuensi.

Setiap titik serah terasa lebih panas dari yang sebelumnya.

Drone berlama-lama terlalu lama.

Pintu terkunci satu detik terlambat.

Aku tidur dalam jeda-jeda singkat, dengan drive direkatkan ke tulang rusukku.

Paranoia lebih murah daripada penyesalan.

Suatu malam, seorang fixer bertanya mengapa aku tidak langsung menjualnya saja.

“Semua orang punya harga,” katanya.

“Tidak semua orang masih punya pekerjaan setelah itu,” kataku.

Hal tentang perlindungan tulis itu sederhana.

Ia tidak peduli siapa dirimu.

Ia tidak bernegosiasi.

Ini tidak dapat diubah.

Orang-orang menyebutnya berbahaya.

Mereka mengatakan data yang tidak dapat diubah adalah senjata.

Mereka benar.

Data yang dapat diubah sudah disalahgunakan.

Diam-diam.

Terus-menerus.

Dengan PR yang lebih baik.

Penjahat sebenarnya bukanlah malware.

Itu adalah revisionisme.

Antarmuka bersih.

Bahasa yang ramah.

Fakta diedit sampai tak ada yang mengingat apa inti perdebatan itu.

Pada akhirnya, aku mengerti mengapa mereka memilih seorang kurir.

Aku bukan siapa-siapa.

Aku tidak punya izin.

Aku memahami satu hal.

Jika semuanya bisa diedit, tidak ada yang berarti apa-apa.

Dan jika sesuatu tidak bisa diedit, itu menjadi sebuah garis.

Serah terima terakhir terjadi saat fajar.

Hujan berhenti berbohong sejenak.

Kota tampak lebih tua tanpa kilau.

Aku menyerahkan drive itu kepada seseorang yang tidak tersenyum.

Tidak mengucapkan terima kasih.

Tidak menjanjikan apa pun.

Di situlah aku tahu itu benar.

Saat aku berjalan pergi, alat komunikasiku bergetar dengan pembaruan.

Kebijakan baru.

Koreksi baru.

Versi baru dari kemarin.

Di suatu tempat di belakangku, sebuah mesin membaca dari perangkat yang tidak akan pernah berubah.

Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, itu terasa seperti kekuatan.

Tags: , , , ,

USB Copier Ad

Copyright ©

Copyright © 2006-2019

USB Powered Gadgets and more…

All rights reserved.

GetUSB Advertising

Opportunities on our website reach at least 1,000 unique visits per day.

For more information

Visit Our Advertising Page

Nexcopy Provides

USB copy protection with digital rights management for data loaded to USB flash drives.

If you have Intellectual Property worth protecting from illegal copying, then please

Contact Us to learn more.