Verifikasi MD5 dan Flash Drive USB: Apa yang Benar-Benar Penting (dan apa yang tidak)
Memahami Perbedaan antara Verifikasi File dan Verifikasi Perangkat
Jika Anda sudah cukup lama bekerja dengan duplikasi USB, kemungkinan besar Anda pernah mendengar saran yang saling bertentangan tentang MD5, SHA, tanda tangan disk, dan verifikasi “bit-per-bit”. Sebagian terdengar terlalu akademis. Sebagian lagi terdengar seperti pemasaran. Dan sebagian lainnya memang keliru.
Masalahnya biasanya bukan karena alatnya membingungkan. Masalahnya adalah tujuan jarang dijelaskan dengan jelas sejak awal. Seseorang ingin yakin bahwa sebuah file video tersalin dengan benar. Orang lain membutuhkan USB bootable yang berperilaku sama di ratusan mesin. Yang lain lagi peduli pada audit, pelacakan, atau produksi yang dapat diulang.
Artikel ini berfokus pada hal yang penting dalam praktik: apa yang berubah antar flash drive USB, kapan verifikasi bermakna, dan mengapa metode verifikasi sering kali lebih penting daripada algoritmenya.
Verifikasi Tingkat File
Bagi kebanyakan orang, verifikasi berarti ingin yakin bahwa file sampai dalam keadaan utuh. Jika Anda mengirim video ke klien, mendistribusikan perangkat lunak ke pelanggan, atau mengarsipkan data proyek, pertanyaannya sederhana: apakah ada yang berubah selama proses penyalinan?

